BLOGGER INDONESIA : Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya

BLOGGER INDONESIA : Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya
https://www.noos.co.id/

BLOGGER INDONESIA : Ikatlah Ilmu Dengan Menuliskannya.

Dari judulnya saja sudah bisa ditebak, apa maksud dari artikel ini. Ikatlah ilmu dengan menuliskannya, merupakan cara terbaik dalam membudidayakan sebuah ilmu agar tidak hilang dan terus selalu diingat, kalau kata orang Jawa sih agar tidak “bungentuwo” atau “mlebu tengen metu kiwo” yang memiliki arti “masuk ke kanan keluar ke kiri”.

Tentu tidak ada sedikitpun orang yang menginginkan hal tersebut. Pasti semua orang ingin memiliki ilmu yang telah mereka raih dengan penuh perjuangan. Tetapi, sedikit dari mereka yang mencatat ilmu tersebut demi masa depannya.

Menulis itu sangat penting bagi setiap manusia, karena dengan menulis pun setiap orang akan memperoleh wawasan / ilmu yang kelak akan berguna.
Menulis pun memiliki nilai seni tersendiri agar apa yang dituliskannya itu bisa bermanfaat bagi diri sendiri maupun bagi orang lain yang membutuhkannya.

Tetapi, agar lebih efisien dan menghemat waktu, saya memiliki strategi menulis yang efisien agar apa yang Anda tuliskan bisa berguna bagi Anda maupun orang lain.

Tapi sebelumnya perlu diingat bahwa strategi menulis yang akan saya berikan ini memiliki ketentuan berbeda-beda.

Maksudnya ?

Maksudnya itu tidak semua kalangan akan cocok menerapkan strategi ini, tergantung kebutuhan juga.

Oke, sebelumnya saya akan mengelompokkan / mengklasifikasikan strategi ini menjadi 2 jenis, yaitu strategi untuk Blogger  serta strategi untuk pelajar.

Kenapa saya membagi strategi tersebut menjadi 2 jenis ?

Karena Blogger dan pelajar itu berbeda tujuan penyajiannya...

Berbeda bagaimana maksudnya ?

Begini...

Blogger itu kan menulis dengan tujuan agar tulisannya dibaca orang lain. 

Sebenarnya juga bisa sih dibaca sendiri, tetapi kan tujuan yang lebih utama agar tulisannya dibaca orang lain.

Sedangkan pelajar kan menulis dengan tujuan agar mereka (pelajar) bisa mengerti apa yang dijelaskan oleh guru, internet, maupun sumber referensi lainnya.

Intinya, tujuan blogger menulis itu untuk orang lain, sedangkan tujuan pelajar menulis itu untuk dirinya sendiri.

Itulah yang membuat mereka berbeda...

Nah, saya akan membagikan sebuah strategi menulis untuk Blogger.


1. Tulis Se-Detail Mungkin

Karena pembaca tulisan kita itu orang lain, maka kita sebagai blogger harus mengerti kondisi orang lain dengan cara menulis sebuah informasi hingga detail dengan maksud agar para pembaca bisa mengerti dan paham tentang apa yang Anda sampaikan.

Kalau Anda tidak menuliskannya dengan detail, maka akan banyak pertanyaan yang muncul dari para pembaca. Lebih baik Anda menulis hingga benar-benar “mendaging” karena dengan cara menulis yang seperti itu, pertanyaan para pembaca secara tidak langsung akan terjawab dengan penjelasan Anda yang begitu detail.


2. Tulis Dengan Bahasa Sederhana


Simple


Para pembaca itu merupakan manusia dan cara berkomunikasi yang paling mudah dengan mereka yaitu dengan cara menggunakan bahasa yang sederhana.

Tidak perlu bahasa-bahasa tingkat tinggi / intelektual, yang penting bahasa Anda mudah dimengerti, karena melalui itulah para pembaca menyukai tulisan Anda.

Jika pembaca menyukai tulisan Anda, maka secara tidak langsung mereka akan paham dengan apa yang Anda tulis, serta mereka akan berkunjung ke blog Anda.

Anda pun akan memperoleh pengunjung yang setia dan para pengunjung akan memperoleh wawasan dengan bahasa yang menarik menurut mereka. Wah, sama-sama diuntungkan ya...

Maka dari itu, menulis itu butuh seni dan keahlian serta taktik yang cukup gemilang agar bisa berguna bagi diri sendiri maupun orang lain.



3. Buat Para Pembaca Seakan-Akan Sedang Ber - Dialog Dengan Anda


dialog


Ini merupakan poin yang cukup penting dan tidak bisa dilewatkan begitu saja. 

Banyak tulisan-tulisan yang menyajikan informasi yang sudah lengkap, namun bahasanya terlalu kaku.

Kalau dalam percakapan, seakan-akan para pembaca hanya mendengarkan saja tanpa berbicara. Hal itu sungguh membosankan.

Setelah membaca artikel dengan bahasa yang kaku, apa reaksi pembaca ?

Banyak yang menutup blog tersbut dan mencari referensi lain walaupun blog tersebut menyajikan informasi yang cukup.

Tentunya Anda tidak ingin kan, blog Anda ditinggalkan hanya karena bahasa Anda dalam menulis yang terlalu kaku ?


Nah itulah 3 strategi menulis untuk para blogger. Sekarang, saya akan memberikan strategi untuk pelajar.


1. Tulis Se-Mudah Mungkin


easy


Mudah bagaimana maksudnya ?

Tulis dengan bahasa Anda sendiri, toh juga yang baca kan Anda sendiri. Hal ini bertujuan agar Anda bisa BENAR-BENAR mengerti tentang referensi yang baru saja Ana tulis.

Tidak hanya hafal, tapi paham.

Begini contohnya...

Misal Ada sekumpulan kalimat seperti ini :
“Blogger adalah sebuah pekerjaan dengan tugas utamanya yaitu menulis artikel. Tujuan para Blogger menulis artikel adalah agar pengunjungnya ramai dan memberikan sekumpulan informasi bagi para pembacanya. Selain itu, blogger juga bisa menghasilkan uang melalui karyanya”.


Hal itu bisa dipersingkat seperti ini :
“Blogger.
Tugas    : Menulis Artikel.
Tujuan : Agar blognya ramai, memberi informasi, mencari uang”.

Wow...  Dari sekumpulan kalimat di atas hanya didapatkan tulisan yang jauh lebih pendek dan efisien, serta lebih mudah dimengerti. Dengan begitu, Anda sebagai penulis sekaligus pembaca akan lebih mengerti dengan apa yang 

Anda tuliskan serta tidak membuang banyak waktu untuk kalimat-kalimat lainnya yang tidak penting.

Nah, itulah beberapa strategi menulis untuk blogger serta pelajar. Walaupun strategi untuk pelajar hanya satu, namun itu sudah manjur dan langsung bisa diterapkan. Saya sering menerapkan strategi tersebut dan hasilnya pun cukup memuaskan.




Perbedaan Method POST dan GET Beserta Fungsinya

PHP
pexels.com

Kalau anda sering bermain dengan PHP pasti sudah tau dong dengan yang namanya method POST dan method GET ? Kalau anda masih awam dengan PHP atau web programming, anda bisa baca artikel di bawah ini.
Baca : Ingin Belajar Web Programming / Web Design ? Kuasai 5 Hal Ini

Pada hakikatnya, kedua method ini yaitu POST dan GET memiliki fungsi yang sama yaitu untuk mengirimkan nilai (value) variabel ke file lain yang telah diatur oleh sang programmer.

Sebenarnya tidak hanya mengirimkan value variabel ke file lain saja, bisa saja mengirimkannya ke database. Untuk petunjuk dan cara mengkoneksikan PHP dengan Database MySQL bisa, siahkan baca artikel di bawah ini.

Baca : Cara Menghubungkan Database MySQL dengan PHP

Namun, bagi anda yang belum tau apa itu database, serta apa hubungan antara PHP dengan MySQL, saya sarankan untuk baca artikel di bawah ini...

Baca : Mengenal Database Beserta Fungsinya 
Baca : Apa Hubungan PHP dengan MySQL ?

Biasanya, penggunaan method POST dan GET ini dibarengi dengan formulir.
Jadi gini...

...Bayangkan sebuah formulir online, pasti ada tombol kirim nya ya ? Nah, kita bisa mengatur apakah method POST atau GET yang akan dijalankan ketika user menekan tombol kirim yang sudah kita buat.

Seperti biasa, saya belum akan membahas ke syntax (coding) nya dahulu. Namun, saya akan menanamkan konsep / algoritma terlebih dahulu agar para pembaca bisa semakin paham dengan apa yang saya jelaskan.

Analoginya seperti ini...

Kalau kita menggunakan method POST, maka sama saja kita memindahkan sesuatu tanpa ada yang mengetahuinya.

Sedangkan kalau untuk method GET, maka kita memindahkan sesuatu tetapi ada orang lain yang mengetahuinya.

Jadi alurnya begini...

Kita membuat sebuah formulir dengan menggunakan method POST. Nah, kalau formulir itu pasti ada kolom untuk mengisi nama, alamat, dan lain lain. Pasti ada juga tombol “Kirim”.

Nah, tombol “kirim” itulah yang berfungsi untuk memindahkan data seperti nama, alamat yang telah diisi pada kolom tadi ke sebuah file yang telah dibuat sebelumnya.

Tergantung anda mengatur method nya apa, POST atau GET.

Perbedaan antara method POST dan GET sangat kecil tetapi sangat terlihat dengan jelas.

Sekarang sudah mengerti kan ?

Kalau sudah, maka akan saya lanjutkan pembahasannya.

Sekarang saya akan membahas tentang perbedaan antara kedua method tersebut.

Perbedaan Method POST dan GET.
Method POST dan GET memiliki perbedaan yang cukup sederhana.

1. Method POST Mengirimkan Data Secara Langsung.
Maksudnya langsung ?

Maksudnya adalah mengirimkan sebuah data atau nilai / value langsung ke file lain. Pemakaian method POST ini digunakan untuk mengirimkan data yang penting / kredensial dan data yang orang lain tidak boleh tau / secret data, seperti password, dan sebagainya. Itulah yang dimaksud dengan “Mengirimkan data secara langsung”.

1. Method GET Mengirimkan Data Tidak Langsung.
Tidak langsung ? Lalu lewat mana ? Bagaimana ?

Maksudnya adalah kalau kita menggunakan method GET dalam membuat formulir online, pasti ketika mengisi nama, alamat, dan sebagainya pasti data tersebut akan terlihat di URL. 

Nah, jangan sampai anda membuat website yang mengharuskan orang untuk memasukkan password tetapi website nya menggunakan method GET ya, karena akan sangat fatal akibatnya.

Kalau anda ingin menggunakan method GET, maka pastikan halaman web anda tidak ada data yang berbau private ya, tetapi data yang berbau public.


2.  Pemanggilan Method POST Menggunakan $_POST.
Untuk apa itu “$_POST” ?

$_POST berfungsi untuk memanggil data yang telah diinputkan agar bisa ditampilkan di file action.


2. Pemanggilan Method GET Menggunakan $_GET.
Fungsinya sama dengan $_POST, yaitu membuat data agar bisa ditampilkan dalam file action (file tujuan). 

Jika tidak ada $_GET maka data tidak akan ditampilkan. Sama halnya dengan $_POST.


3. Method POST Tidak Terbatas Data.
Maksudnya seperti ini...

Ketika Anda membuat sebuah formulir online dengan menggunakan method POST, maka panjangnya karakter / data tidak terbatas. Anda bisa isi data sebanyak-banyaknya tanpa ada batasan maksimal.


3. Method GET Hanya Bisa Menampung 2047 Data.
Ketika Anda mengisi formulir dengan method GET, maka anda hanya bisa mengisi maksimal 2047 karakter saja. Tidak bisa lebih dari itu.

Ibaratnya begini...

Method GET itu seperti bus dengan kapasitas 50 orang misalnya. Nah, jika bus itu mengangkut lebih dari 50 orang maka bus tersebut tidak bisa berjalan. 

Sama halnya dengan method GET.

Ketika kita menginputkan sebuah data yang panjang karakter nya lebih dari 2047, maka method GET tidak akan mengirimkan data tersebut.

Itulah perbedaan antara Method POST dan GET, sekarang saya akan membahas tentang syntax / codingnya.

POST
Buat dulu file dengan nama yang bebas, kalau di contoh saya menamai file dengan POST.html yang berisi syntax seperti di bawah ini.

POST

Di baris pertama itu pembuka dan pertanda bahwa file itu merupakan file dengan ekstensi html.

Yang akan saya bahas adalah di baris 6 sampai dengan 8.

Baris ke 6 itu merupakan awal dari sebuah sistem penyimpanan data. Form method=”POST” itu adalah nama method nya, sistem penyampaian datanya. 

Kalau tulisan “POST” diganti dengan tulisan “GET” maka data yang diinputkan akan terlihat di URL.

Nah untuk yang tulisan action=”tujuan.php”, maksudnya adalah data yang telah diinputkan akan dikirim ke file yang bernama tujuan.php. 

Jadi, nanti kita akan membuat file dengan nama tujuan.php untuk menampung data yang tadi dimasukkan. Sebenerya sih nama file nya bebas, yang penting harus sama dengan yang di dalam “action”.

Kalau yang baris ke 7 itu untuk membuat sebuah tempat / ruang untuk memasukkan data, kalau dalam contoh itu untuk memasukkan sebuah nama. 

Nah, pada gambar di atas ada tulisan (name=”nama”). Tulisan “nama” tersebut harus sama dengan cara pemanggilan data yang ada di file tujuan.php.

Untuk baris ke 8 itu untuk membuat sebuah tombol submit yang berfungsi untuk mengirimkan data yang berupa nama. Sedangkan tulisan “Kirimkan” itu nanti akan muncul di dalam tombol. 

Anda bisa mengubah value nya sesuka hati anda.

Kemudian saya membuat file dengan nama tujuan.php. Ingat, nama file yang akan dibuat harus sama dengan nama file yang ada di dalam action ya. 

Karena kegunaan dari action itu adalah mengirimkan data ke sebuah file.
Berikut adlaah syntax (coding) nya...

POST


Saya akan menjelaskan setiap barisnya...

Untuk baris pertama itu untuk mengawali bahasa pemrograman PHP.

Pada baris kedua itu saya membuat variabel dengan nama variabelnya yaitu “namabaru” yang isinya memanggil “nama” dari file POST.html dengan method 

POST. Ingat, string / karakter di dalam kurung siku harus sama dengan nilai (name) sebuah data di file sebelumnya ya.

Nah di baris ketiga itu berfungsi untuk memanggil variabel yang bernama namabaru yang dihasilkan dari pemanggilan data di file sebelumnya.

Echo itu fungsinya untuk menampilkan. Sedangkan <strong>...</strong> itu berfungsi untuk mencetak huruf tebal (bold).

Baris keempat itu sebagai tanda berakhirnya script PHP.

Hasilnya seperti ini...

POST

Pada contoh di atas saya menginputkan nama “Makin Rajin” dan saya menekan tombol “Kirimkan”.

Hasilnya pun seperti ini...
POST


Sekarang saya akan membahas tentang syntax dengan method GET...

GET
GET
Syntax nya hampir sama dengan yang di atas, hanya saja method nya diganti dengan “GET”.

Setelah itu saya membuat file dengan nama tujuan.php yang coding nya seperti di bawah ini...
GET
Yang membedakan syntax ini dengan syntax yang di atas adalah “POST” dan “GET” nya. Hanya itu saja yang membedakan.


Bila dijalankan di browser, seperti ini hasilnya...
GET

Misal saya menginputkan nama “Makin Rajin” dan saya menekan tombol 
“Kirimkan”, maka yang terjadi adalah seperti di bawah ini.

GET

Secara tampilan, hasilnya sama dengan yang method POST, namun amati URL nya. Pasti berbeda. Untuk yang GET pasti akan menampilkan nilai nama (kalau di contoh ini Makin Rajin).


Sekian dulu penjelasan tentang fungsi method dan get beserta perbedaannya. Semoga bisa membantu kalian yang sedang kesulitan.

Perintah Implode dan Explode Beserta Fungsinya pada PHP

php
pixabay.com


Jika anda sering berkecimprung dengan dunia PHP dalam membuat website, pasti anda tidak asing lagi dengan perintah yang sering digunakan dalam PHP, yaitu explode dan implode.

Baca :Ingin Belajar Web Design / Web Programming ? Kuasai 5 Hal Ini
Kedua perintah ini dalam PHP merupakan perintah yang memiliki fungsi yang berlawanan (complement).

Berlawanan ? Maksudnya ?

Maksudnya begini…

Fungsi explode itu diibaratkan seperti perintah pemisah / pengurai yang menguraikan sekumpulan kata / string atau sebuah kalimat yang berdiri individu menjadi kata-kata yang memiliki nilai independensi yang nyata.

Paham maksudnya ?

Saya akan memberikan contoh sederhana saja, tetapi belum masuk ke syntax /coding nya ya…

Begini, ada sebuah kalimat yang berbunyi “Mari Belajar Pemrograman di Makin Rajin”.

Nah, kalimat tersebut kan masih berdiri sendiri, belum bisa dipisah menjadi beberapa kata.

Disinilah perintah explode digunakan.

Digunakan untuk apa ?

Digunakan untuk menguraikan satu kalimat atau 6 kata di atas tadi menjadi kumpulan elemen kata yang berdiri sendiri.

Jadinya, kalimat tersebut bisa dipisahkan menjadi seperti ini :
Mari
Belajar
Pemrograman
di
Makin
Rajin

Tidak lagi seperti ini :
Mari Belajar Pemrograman di Makin Rajin

Bukan karena cuma ganti baris saja, tetapi kedudukan tiap kata di atas sudah tidak lagi menumpang pada sebuah kalimat, namun tiap kata di atas sudah berdiri sendiri.

Jadi,  anda juga sudah mendapatkan 6 variabel di atas (6 kata di atas) yang awalnya cuma 1 variabel yaitu sebuah kalimat tadi.

Sekarang sudah mengerti kan ? Oke lanjut…

Oh iya, kedua perintah ini juga tidak lepas dari yang namanya array.

Anda tidak tahu dengan yang namanya array ? Saya sarankan anda membaca artikel di bawah ini agar anda bisa paham dengan array.


Artikel di atas ini juga menjelaskan tentang array yang dikemas dalam bahasa yang komunikatif.

Oke kembali ke topik ya…

Anda sudah tahu kan fungsi dari perintah explode dan implode ?

Kalau masih belum tahu, baca lagi artikel dari atas…

Untuk fungsi tiap perintah explode dan implode sudah saya jelaskan ya di atas...

Sekarang saya akan membahas tentang pentingnya keberadaan perintah explode dan implode.
Mengapa sih harus ada explode dan implode pada PHP ?


Ya agar data-data yang terpisah bisa digabungkan menjadi sebuah data besar, dan data-data yang besar bisa diuraikan menjadi data-data yang cukup simple dan kecil.

Agar sang pemrogram / programmer bisa lebih efektif dan efisien.

Tidak perlu mendeklarasikan variabel lagi. Hanya tinggal menguraikan sebuah kalimat menjadi banyak variabel (kata).

Paham kan ?

Sekarang saya akan memberikan contoh syntax nya.

Ini contoh syntax implode.

syntax implode


Saya akan menjelaskan dari baris pertama  sampai baris terakhir.
Kalau baris pertama itu sebagai pembuka untuk file dengan format / ekstensi .php.

Baris kedua itu untuk membuat variabel yang terdiri dari beberapa string.

Mengapa dikatakan "beberapa" ?

Karena isi dari variabel $kata sudah dipisahkan oleh tanda petik dua (“ ”).

Fungsi tanda petik dua (“ “) itu untuk menandakan kalau kata yang diapit oleh petik dua adalah string.

String dengan karakter itu berbeda lho ya...

Kalau string itu terdiri dari beberapa karakter.

Sedangkan karakter itu sebuah tipe data yang isinya hanya satu huruf saja, misal ‘A’. Kalau sebuah kata, misal “Aku” itu sudah termasuk string.

Nah, sudah tahu kan perbedaan antara string dengan karakter ?

Cara menandakan antara string dengan karakter itu juga berbeda ya...

Kalau string itu seperti tadi yang sudah saya jelaskan di atas, harus menggunakan tanda petik dua (“ “).

Tetapi, kalau karakter itu berbeda. Cara menandakan sebuah karakter itu dengan tanda petik satu (‘ ‘).

Berbeda kan ?

Gimana ? Bingung cara membedakannya ?

Begini saja.. saya punya trik agar anda tidak bingung saat ingin menandakan sebuah tipe data string atau karakter.

Kalau karakter kan hanya terdiri dari satu huruf, berarti petiknya juga satu.

Kalau string kan terdiri dari banyak huruf (karakter) ataupun angka (integer), berarti petiknya juga tidak hanya satu, namun menjadi dua.

Sedangkan baris ketiga itu memiliki peran untuk menggabungkan beberapa string yang terpisahkan oleh tanda petik dua menjadi sebuah kalimat.

Perintah implode yang membuatnya menjadi sebuah kalimat

Sedangkan tanda  strip (-) di dalam petik dua (“ “) itu berfungsi sebagai pemisah antara satu string dengan string lainnya.

Lalu, $kata adalah sebuah variabel yang memiliki beberapa string terpisah yang akan digabungkan menjadi sebuah kalimat.

Sedangkan untuk baris ke 4 itu untuk menampilkan variabel kalimat.

Misal : echo “$a”; itu berfungsi untuk menampilkan variabel a.

Ngomong ngomong, tanda $ itu digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel.

Maksudnya adalah, jika anda membuat suatu variabel, maka anda harus menyisipkan tanda $ ini di depan nama variabel yang akan anda buat.

Nah, kalau yang baris terakhir ini berfungsi sebagai penutup file.

Sudah mengerti kan ?

Sekarang, saya sarankan anda untuk mencoba implode terlebih dahulu agar tidak lupa. Anda bisa langsung mencoba syntax di atas.

Hasilnya pun seperti ini.

implode

Anda juga bisa mengganti tanda strip atau yang sering disebut glue menjadi tanda lainnya pada notepad.

Misal, diganti dengan tanda plus (+). Hasilnya pun nanti tanda strip (-) akan berubah menjadi tanda plus (+).

Sekarang saya akan menjelaskan perintah explode.

Saya akan memberikan syntax nya terlebih dahulu.

syntax explode


Baris pertama dan terakhir sudah saya jelaskan sebelumnya di perintah implode.

Kalau baris kedua itu untuk membuat variabel yang bernama delimiter (pemisah).

Fungsinya ya untuk memisahkan $kalimat.

Berbeda dengan implode, untuk variabel delimiter ini (kalau di implode dinamakan glue) tidak boleh diisi dengan sembarang karakter.

Harus diisi dengan spasi. Tidak boleh hanya kosong.

Anda tidak percaya ? Buktikan saja...

Untuk baris ketiga, itu merupakan proses pembuatan variabel bernama kalimat yang berisi “Belajar Pemrograman di Makin rajin” yang akan dipisahkan dengan perintah explode yang ada di baris selanjutnya.

Nah, di baris ke empat inilah proses penguraian isi variabel kalimat dengan menggunakan perintah explode.

Di baris ini, saya membuat variabel dengan nama “kata” yang berfungsi untuk menampung hasil uraian dari variabel kata yang dilakukan oleh explode.

Mengapa ada $delimiter di baris keempat ?

Di baris keempat, kita memanggil $delimiter, sama saja kita memanggil spasi.

Karena $delimiter itu berisi satu spasi dan harus satu spasi.

Sebenarnya bisa juga sih kalau kita mengganti tulisan $dleimiter dengan spasi. Hasilnya pun sama.

Nah, untuk baris ke 5 sampai ke sembilan, itu pemanggilan variabel kata berdasarkan urutan array (Array itu memiliki nilai awal 0, tetapi bisa juga diubah nilai awalnya menjadi 1 ataupun yang lainnya).

Echo “$kata[0]”; itu berarti memanggil $kata dengan urutan array pertama, yang berisi kata “Belajar”.

Ini hasilnya.

hasil explode


Mungkin sekian dari saya, semoga bisa membantu ya. Implode dan explode itu perintah yang berlawanan

6 Cara Agar Bisa Menguasai Bahasa Pemrograman [ Studi Kasus ]

bahasa pemrograman
pixabay.com


Bahasa pemrograman memang bahasa yang digunakan untuk membuat program / aplikasi. 

Seorang programmer pasti membutuhkan yang namanya bahasa pemrograman dalam membuat program nya.

Banyak sekali aplikasi yang beterbaran di mana-mana. Mulai dari aplikasi web, aplikasi mobile, maupun aplikasi desktop. 

Untuk membuat aplikasi tersebut pastinya dibutuhkan kemampuan yang cukup baik dalam programming.


Dalam membuat program aplikasi, programmer harus bisa menguasai bahasa pemrogaman tertentu.

Namun, tidak sedikit programmer yang kesulitan dalam menguasai bahasa pemrograman, entah karena kurang bisa bahasa inggris ataupun karena masalah lainnya.

Nyatanya, bahasa memang susah untuk menguasai bahasa pemrograman hingga benar-benar ahli. Tetapi, tidak menutup kemungkinan bagi seorang programmer untuk mahir dalam bahasa pemrogaman.

Tidak hanya menghafal...

Namun, anda bisa paham hingga detail.

Mengapa harus detail ?

Karena bahasa pemrograman itu cukup rumit.

Serius.

Saya sarankan anda membaca artikel ini dulu agar anda bisa menanamkan prinsip bahasa pemrograman.


Bahasa pemrograman itu rumit, kurang titik koma saja program tidak bisa berjalan.

Coba bayangkan, anda HANYA hafal struktur bahasa pemrograman, tetapi tidak memahaminya. Baru error sedikit saja, anda bisa kewalahan.

Untuk itu, mulai sekarang anda harus memahami bahasa pemrograman.

Tidak hanya menghafalkan, tetapi memahami.

Teknik inilah yang akan anda pelajari sekarang...

 1.       Gunakan Algoritma


Anda tidak hanya menghafalkan tanpa tahu arti dan maksud dari perintah-perintah dari bahasa pemrograman.

Kalau anda masih menerapkan cara menghafalkan tanpa konsep, jangan harap anda bisa mahir. Camkan itu

Pakailah konsep...

Maksudnya adalah, anda harus paham dari setiap baris bahasa pemrograman.

Jangan hanya hafal di baris sekian itu anda harus menuliskan syntax ini, dsb.

Hal itu salah besar.

Jangan seperti itu...

Tapi, pahami mengapa syntax itu dipasang di baris tersebut ? Mengapa tidak di baris bagian bawahnya ? Mengapa harus ada titik koma ? dsb.

Cara ini memang susah, tapi manfaatnya luar biasa daripada metode yang hanya menghafalkan saja.

Percaya deh...

Mengapa bisa demikian ?

Karena, dengan memahami, anda bisa mengerti asal-usul peletakkan syntax tersebut.

Kalau anda tidak menggunakan konsep, sudah seperti seseorang berlari tanpa tujuan. Bingung.

Hal itu malah membuat anda tidak profesional.

Misalkan ada 2 orang...

Si A menerapkan konsep dalam memahami bahasa pemrograman, lalu si B hanya menghafalkan bahasa pemrograman.

Jika ada seleksi pemrograman, yang mana yang lebih unggul ?

Pasti si A, tidak mungkin si B

Logikanya begini...

Anda disuruh membeli sesuatu yang jumlahnya banyak.

Kalau anda hanya menghafal, saya yakin anda pasti lupa. Bahkan orang jenius pun masih bisa lupa.

Mengerti ?

Itulah mengapa saya mewajibkan anda harus menggunakan konsep.

Tidak hanya untuk bahasa pemrograman...

Tetapi, untuk semua permasalahan.

Karena dengan konsep, anda akan hafal tanpa perlu menghafalkan. Bahkan, anda bisa paham.

Makanya banyak pemula yang kewalahan karena tidak belajar konsep.

Mengapa konsep itu penting ?

Karena konsep itu seperti jembatan yang menghubungkan sebuah masalah dengan logika anda.

Intinya, konsep itu mengubah sebuah permasalahan menjadi objek yang bisa diterima dengan logika anda.

Tetapi metode menghafalkan itu bisa membuat anda terpaku dan mematikan logika anda.

Tidak percaya ?

Silahkan buktikan sendiri...

 2.       Pilih Tujuan

Setelah anda menanamkan konsep dan logika pemrograman, sekarang waktunya anda untuk menentukan mau menjadi programmer yang bagaimana anda ?

Apakah anda ingin menjadi web programmer ? Kalau anda memang benar ingin menjadi web programmer, saya sarakan anda membaca artikel di bawah ini.


Kalau anda ingin menjadi game developer, saya sarankan anda untuk berkecimprung dengan bahasa Java.

Mengapa harus Java ?

Baca : 8 Kelebihan Java Harus Kamu Ketahui

Tanpa tujuan, seseorang tidak bisa menentukan kemana dia akan pergi.

Maka dari itu, tentukanlah tujuan anda. Mau mengembangkan web atau game/aplikasi ?

Semua itu tergantung kepada anda sendiri...

Kalau anda ingin mengembangkan web, anda cukup menggunakan tool bernama notepad++ yang bisa diunduh di situs resminya yaitu https://notepad-plus-plus.org/

Tetapi, anda juga membutuhkan aplikasi lainnya dalam mengembangkan web. Apa saja aplikasi yang anda butuhkan ?

Baca artikel ini : 6 Aplikasi Yang Dibutuhkan Untuk Membuat Website

Kalau anda ingin membuat game, anda bisa menggunakan Netbeans IDE yang bisa diunduh di situs resminya yaitu https://netbeans.org/

Anda tidak membutuhkan aplikasi yang digunakan untun membuat website ketika anda akan membuat game.

Sekarang anda tahu kan seberapa pentingnya tujuan ?

Benar, sangat penting...

Tujuan adalah inti dari apa yang akan kita lakukan.

Kalau anda tidak punya tujuan, mau jadi apa anda di masa depan yang penuh tantangan ini ?

Karena dengan tujuan, seseorang mau melakukan sesuatu walaupun hal itu mengorbankan apapun.

Terlihat sepele, namun manfaatnya sangat besar jika dibandingkan dengan orang yang melakukan sesuatu tanpa tujuan.

“Apakah Orang Yang Bekerja Tanpa Tujuan Tidak Akan Bisa Sukses ? “

Jawabannya sederhana, Bisa.

Tapi, ada tapinya loh. Kemungkinannya sangat kecil, bahkan hampir mustahil.

Mengapa demikian ?

Karena tujuan itu membuat kita mengerti apa yang harus kita lakukan agar kita bisa mencapai tujuan.

3.       Latihan 

Seperti kata pepatah, bisa karena biasa...

Maksudnya adalah anda harus bisa membiasakan diri untuk berlatih tentang pemrograman.

Kalau tidak sering latihan, apakah bisa menjadi jagoan pemrograman ?

Tidak bisa

Anda harus sering-sering latihan.

Latihan seperti apa ?

Latihannya ya membuat program dari yang paling sederhana seperti menampilkan kata “Hello World”, menghitung luas segitiga, kalkulator, bahkan sampai program yang rumit dan laku keras di pasaran.


Itulah tujuan programmer, membuat sebuah program.

Dengan sering latihan, anda bisa menguasai bahasa pemrograman karena anda akan terbiasa mengetikkan perintah-perintah bahasa pemrogaman

   4.       Tentukan Target Anda 

Lho, kok target ?

Iya target. Setelah anda bisa membuat sebuah program / aplikasi, anda harus bisa membuat program / aplikasi yang masih langka.

Aplikasi yang orang benar-benar membutuhkan, atau yang sering dicari di perusahaan.

Kalau tidak, anda membuat sebuah game saja, lalu dijual. Pasti ada situs yang membeli game anda dan banyak yang mendownload game anda secara gratis.

Anda tinggal memainkan harga jual saja.

Kalau tidak, anda bisa membuat game yang sistem nya itu seperti Angry Birds.

Menurut saya, sistem game di Angry Birds itu cukup businessable.

Kita membeli barang di dunia maya dengan uang di dunia nyata.

Bayangkan saja...

Anda hanya membuat game sekali saja, namun uang akan terus mengalir ke rekening anda walaupun anda menyediakan game tersebut dengan gratis.

Baca : 5 Cara Mendapatkan Uang Dari Games


5.       Konsisten dan Fokus

Apapun profesinya, kalau anda tidak konsisten untuk melakukannya ya anda pasti tidak akan bisa mencapai tujuan anda.

Itu pasti.

Konsisten dan fokus yang saya maksud adalah anda tidak terlena kepada hal-hal yang lain...

Tapi anda berusaha menekuni apa yang anda pelajari selama ini tanpa henti hingga tujuan anda benar-benar tercapai.

Tanpa tergiur dengan profesi lain yang ditekuni oleh orang lain.

Walaupun anda melihat profesi lain lebih baik daripada profesi anda, tapi sesungguhnya profesi yang anda tekuni itu lebih baik bagi anda.

Hanya saja anda tidak menyadarinya...

Percayalah, anda bisa menjadi programmer yang baik.

Jangan tergoda dengan sedikit kenikmatan dari profesi yang ditekuni orang lain.

Kalau anda konsisten, pasti anda bisa mendapat kenikmatan yang lebih dari itu.


6.       Bersabar 

Semua hal pasti butuh proses, dan tidak ada kesuksesan yang instan.

Mie instan aja tidak sepenuhnya instan, kita masih harus merebusnya terlebih dahulu...

...apalagi jalan menuju kesuksesan.

Sama halnya dengan belajar pemrograman / programming.

Anda tidak bisa langsung paham dan menjadi seorang programmer dalam semalam atau dua malam saja.

Anda butuh waktu untuk mempelajarinya.

Lalu Bagaimana dengan Buku Yang Membahas Tentang Cara Mempelajari Bahasa Pemrograman dengan Hanya Beberapa Jam ?

Saya pernah menemukan sebuah buku yang kurang lebih judulnya seperti ini “Belajar Pascal Hanya Dalam 3 Jam. Langsung Mahir”.

Apa ? Dalam 3 Jam Langsung Mahir ?

Saya tidak kagum dengan buku semacam itu, tetapi saya heran dengan isi buku tersebut.

Bagaimana bisa buku tersebut membuat para pembacanya mahir hanya dalam 3 jam ?

Sementara banyak orang yang menghabiskan waktu kuliahnya selama 3-4 tahun hanya untuk memahami hal semacam itu ?

Bahasa pemrograman tidak semudah itu untuk dipelajari...

Baru belajar 3 jam udah jadi master.

Nggak bisa seperti itu...

Saya bukan menjelek – jelekkan pembuat buku, tetapi inilah kenyataannya.

Kenyataan bahwa tidak ada jalan cepat menuju yang namanya kesuksesan.

Termasuk mempelajari bahasa pemrograman, tidak bisa langsung menjadi mahir dalam beberapa saat saja.